Politik

Amien Rais Duel Gentel dengan Jokowi, Jari 98: Ada yang Ngebet Berkuasa

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menantang Joko Widodo (Jokowi) untuk bertarung secara gentle di Pilpres 2019.

Aktivis 98 tergabung dalam Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) menilai duel konstitusi yang dilontarkan Amien tak perlu diladeni.

“Ada yang ngebet berkuasa, jadi ngomongnya ngelantur. Kalau diladeni jadi gede kepala,” tegas Ketua Presidium Jari 98 Willy Prakarsa, hari ini.

Untuk diketahui, geliat langkah Amien menuju persaingan menjadi presiden ini tentu bukan sekadar isapan jempol belaka. Namun, kata Willy, itu hak Amien untuk mencapreskan diri melawan Jokowi.

“Semoga jutaan Amieners bisa memenangkan jago nya duel melawan Jokowi. Rakyat juga tidak bisa distir, dan bisa memilih tanpa dipaksa-paksa,” kata Willy.

Kendati demikian, Willy mempertanyakan isyarat Amien maju nanti di Pilpres bakal menggandeng sosok siapa untuk bertarung di Pilpres 2019. Dia mengapresiasi Amien mempunyai optimisme yang tinggi walau dirinya sudah uzur.

“Nanti pasangannya siapa ? Mungkin Amien terinspirasi kemenangan Mahathir Mohamad yang usianya di atas Amien Rais tapi ternyata bisa menang di pemilu Malaysia. Semoga aja jadi kenyataan dan bukan sekedar mimpi ya,” kata dia lagi.

“Jangan-jangan duet dengan Rhoma Irama, dan kalau disingkat jadi Aroma. Atau Amien Rizieq yang kalau disingkat jadi Asyiq,” sebutnya.

Willy mengakui sepak terjang Amien Rais yang bukan hanya cerdas secara intelektual namun juga organisator andal. Karena itu, dia kaya imajinasi, paham strategi, pintar bersiasat.

“Yusril aja kena kibul dengan siasatnya. Ha ha ha bisa jadi Prabowo sama Habib Rizieq kena kibul lagi, kan kita gak tahu strategi dan siasatnya dia. Saya akui bila perlu pingin berguru dengan kepiawaian Amien Rais dalam bermanuver dan melakukan siasat yang terbukti mumpuni. Gus Dur tumbang terus naikkan Mega berkat siapa? Ya Pak Amien,” bebernya.

Dikatakannya, hampir semua manuver Pak Amien akhir-akhir ini, justru merugikan Prabowo dan pengikutnya. Semua bisa dilihat dari respons di medsos. Begitu Pak Amien bikin pernyataan politik, langsung mendulang dukungan untuk Jokowi. Sementara dukungan untuk Prabowo atau yang membela Amien, sangat minim.

“Itu artinya, setiap kali Pak Amien membuat pernyataan politik, aliran dukungan ke Pak Prabowo terhenti, atau setidaknya langsung tersumbat. Ini siasat jitu Amien, dan bisa saja nanti Jokowi – Amien. Kan politik adalah seni mengubah ketidakmungkinan,” pungkasnya.

Most Popular

Babenya adalah baca berita nya dari beragam situs berita populer; akses cepat, ringan dan hemat kuota internet.

Portal Terpercaya.

Copyright © 2016 BaBenya.com.

To Top